Nov 10, 2012

Tips Menemukan Makanan Halal di Taiwan


Untuk negeri kita yang berpenduduk mayoritas muslim, tentu sangat mudah untuk menemukan makanan halal. Namun di Taiwan, yang sering dijuluki Formosa ini, mayoritasnya berpenduduk agama Buddha dan Tao (35,1% dan 33,1% dari total populasi - wikipedia) dan jumlah penduduk muslim hanya 0,3% dari total populasi Taiwan (termasuk imigran muslim dari Indonesia dan negara lain). Oleh karenanya, makanan halal di Taiwan terbilang sedikit dan mungkin sulit ditemukan. Namun, bukan berarti makanan halal di Taiwan sama sekali tidak ada. Ada beberapa tips dalam menemukan makanan halal di Taiwan. Berikut beberapa di antaranya:

Cari Label Halal

Jika suatu produk makanan ada label halal, otomatis produk tersebut halal untuk dikonsumsi. Pada umumnya produk label halal tersebut dijual di toko Indonesia (biasanya pemilik toko tersebut adalah orang Indonesia). Sama halnya dengan warung makan atau restoran. Jika warung makan tersebut terdapat logo Halal (biasanya dilengkapi dengan pajangan sertifikat halal), maka aman bagi kita untuk mengkonsumsinya. Nah, untuk yang satu ini, tidak semua restoran halal pemiliknya adalah orang muslim Indonesia dan tidak semua warung Indonesia memiliki sertifikat halal. Oya, di Taiwan ada juga lho beberapa produk makanan yang bersertifikat halal dari asosiasi muslim di Taiwan. So, check and recheck :)

Logo Halal dari Asosiasi Muslim di Taichung - Taiwan
Baca Ingredient-nya (Bahan Pembuat Makanan)

Sebelum membeli produk makanan, alangkah baiknya jika terlebih dahulu membaca dengan teliti satu per satu bahan pembuat produk makanan tersebut. Jadi kita bisa tahu apakah makanan tersebut mengandung daging babi (atau daging tidak halal lainnya) , minyak babi, atau zat-zat yang menjadi titik jatuh haramnya suatu produk (baik makanan maupun minuman). Untuk itu kita perlu menghafal beberapa karakter china yang berhubungan dengan zat haram, seperti:

猪肉 (Zhū ròu): daging babi
豬血 (Zhū xiě): darah babi
猪油 (Zhū yóu): minyak babi/ lard
肉 (ròu): daging (termasuk ayam, sapi, dll)
酒 (Jiǔ): wine, liquor
乳化剂 (Rǔhuà jì): emulsifier (terutama jika tidak ada keterangan berasal dari hewan atau tumbuhan)
明膠 (Míngjiāo): gelatin (biasanya terbuat dari hewan/ babi. terutama jika tidak ada keterangan berasal dari hewan atau tumbuhan)

Vegetarian dan Seafood

Ada kalanya walaupun produk makanan tidak mengandung babi dan derivatnya, belum tentu makanan tersebut halal dimakan karena bisa jadi makanan tersebut mengandung daging yang tidak halal (hewan tidak disembelih secara islami; sapi, ayam, etc). Sehingga, apabila tidak ada label halal di sana, lebih baik mengkonsumsi makanan khusus untuk vegetarian atau seafood (tapi untuk seafood juga harus dipastikan lagi karena terkadang dalam proses memasaknya, orang Taiwan menambahkan minyak babi sebagai penyedap rasa).

Di Taiwan, cukup mudah untuk menemukan makanan vege, dan insyaAllah makanan vegetarian cukup 'aman' karena peraturannya ketat. Yang perlu dipastikan adalah makanan vegetarian tersebut apakah mengandung khamr (jiu, arak, etc) atau tidak sebagai pelezat masakannya.
Tanya Lǎobǎn (Penjual)

Tidak semua produk mencantumkan keterangan berbahasa Inggris (atau menggunakan huruf latin). Hampir semua produk di Taiwan menggunakan karakter China (kanji). Jadi, bagi yang tidak familiar dengan kanji, akan sulit bagi kita untuk membaca apa saja bahan pembuat produk tersebut, kecuali bagi orang yang sudah pandai berbahasa mandarin. Tapi, bagi yang kurang paham bahasa mandarin, kita bisa bertanya pada penjualnya apakah produk tersebut mengandung daging, minyak babi atau tidak dan sampaikan alasannya mengapa. Pastikan dengan benar bahwa masakannya ada atau tidak, karena terkadang penjualnya tidak paham.

Referensi Kawan Terpercaya

Tips yang satu ini lebih mudah kita lakukan; bertanya kepada teman sesama muslim warung makan mana saja atau produk makanan apa saja yang halal. insyaAllah, mereka yang berpengalaman lebih paham tentang tips-tips mencari makanannya :)

**

Oya, ada tips satu lagi yang lebih mantap yaitu sering-sering buka blog FORMMIT UTARATU atau TAINAN HALAL ini ya :)! Di blog ini banyak referensi makanan halal (Halal Hunting poenya). Jadi tidak perlu berpusing-pusing lagi. Semoga bermanfaat.

(oleh: Lia Zhuraida dalam Blog Utaratu FORMMIT, dengan beberapa perubahan dan tambahan/RW)

Nov 9, 2012

Resto Tajin: Moroccan Cuisine

Sumber: Tim Halal Hunting - Blog Utaratu - FORMMIT

Taipei memang surganya makanan. Berbagai jenis makanan mulai Taiwan, Amerika, Eropa bahkan Afrika dengan mudah dapat ditemukan di Taipei. Dalam kesempatan kali ini, tim Halal Hunting berkesempatan berkunjung ke restoran Maroko yang terletak di 3, Ln 144, Keelung Rd Sec 2, Taipei City ( 台北市基隆路二段144巷3號 ). Tajin Moroccan Cuisine, begitu restoran ini disebut, menyajikan kuliner a la Maroko dengan cara yang unik. Tajine, lebih lazim dalam bahasa Inggris berarti merebus masakan dibawah titik didih, adalah sepasang wadah masak terbuat dari tanah liat yang penutupnya berbentuk seperti kubah masjid.


Ada 3 menu favorit pengunjung yang menarik perhatian tim Halal Hunting FORMMIT Utaratu, yakni Beef with Plums Tajin, Kofta and Cheese Tajin serta Seafood Tajin. Ketiga menu disajikan dalam wadah seperti hotpot lengkap dengan roti Pita-nya. Masing-masing menu ini berharga NT$ 250, 230 dan 270. Kombinasi dagingnya yang lembut dengan kuah rempah Maroko yang kental membuat menu-menu ini sangat pantas untuk dinikmati. Selain tiga menu tadi, dengan merogoh kocek sebesar NT$ 280, Anda dapat menikmati Couscous yang tidak kalah unik. Couscous adalah menu dengan nasi lembut yang terbuat dari sejenis ubi dihidangkan dengan potongan daging-daging sapi yang lembut.


Selagi menunggu hidangan utama selesai dimasak, tim disuguhi menu pembuka yakni Sup Harira. Sup ini berisi rempah-rempah, rasanya hampir mirip seperti kari. Dan untuk menu penutup, tim memesan Mint Tea dengan kue khas Maroko. Kue ini hampir mirip dengan kue lumpur namun teksturnya lebih lunak dan lebih lengket.


Selain makanannya yang mantap, restoran ini juga memiliki desain interior yang unik. Khususnya, di sini terdapat Ruang VIP yang terletak di pojok restoran dan memiliki 7-8 tempat duduk melingkar persegi dan sebuah meja besar di tengahnya. Ruang ini terkesan sangat privat karena memiliki tirai di pintu masuknya. Dilengkapi dengan kipas angin unik di atap ruangan serta ornamen-ornamen maroko belum lagi dengan alunan musik lembut Afrika, amatlah mantap mengajak relasi kantor atau rekan kampus makan malam di sini.

Untuk peta lokasi, lihat di SINI, dan untuk informasi lebih lanjut, bisa mampir ke blog Taijin.

[Diambil dari Blog FORMMIT Utaratu, dengan beberapa perubahan - RW]

Nov 8, 2012

Ice Cream

Es krim merupakan dessert favorit bagi sebagian besar dari kita, terutama apabila kita menyantapnya di kala hari sedang terik. Walau sekarang musim beranjak dingin, tak mengapa pula sesekali mencoba cemilan enak ini :).

Oh ya, tapi khususnya untuk kita yang tinggal di Taiwan, perlu cermat dan teliti sebelum membeli es krim. Tidak semua produk es krim bisa kita konsumsi, karena produk "dairy" ini dalam beberapa kasus mengandung bahan-bahan yang tidak halal. Oleh karenanya, mari kita cermati bahan-bahan pembuat es krimnya :).

Berikut adalah tulisan seputar es krim yang Tai[n]an Halal sadur dari website FORMMIT (Halalicious) di SINI. Selamat membaca :)

ICE CREAM

Es krim dapat dibedakan komposisi dan kandungannya. Komponen terpenting dari es krim adalah lemak susu dan susu skim. Di Inggris, ada standar tersendiri untuk produk es krim. Pemerintah menetapkan produk es krim harus mengandung 2,5 persen lemak susu dan 7,5 persen susu skrim (padatan susu non lemak). Jika dicampur dengan buah, maka kandungan lemak susunya 5 persen atau 7,5 persen serta kandungan susu skrim 7,5 persen atau 2,0 persen.



Lemak bisa dikatakan sebagai bahan baku es krim. Fungsinya untuk memberi tekstur halus, berkontribusi dengan rasa serta membei efek sinergis pada tambahan flavor yang digunakan. Disamping itu, penggunakan lemak akan memperindah penampakan.

Saat ini, lemak yang berasal dari susu dapat digantikan dengan lemak yang berasal dari tanaman misalnya dari kelapa, palawija atau pun lemak yang diperoleh dari kedelai. Bukan es krim namanya jika tak manis. Maka gula juga merupakan komponen utama yang berfungsi sebagai pemanis sekaligus pembentuk tekstur es krim yang halus dan lembut.

Padatan non lemak (susu skim) merupakan sumber protein yang dibutuhkan sebagai pengikat air dan emulsifikasi. Tepung whey merupakan salah satu alternatif yang digunakan untuk mengurangi penggunaan susu skim. Tentunya pertimbangan ini akan berdampak pada biaya.
Penggunaan tepung whey juga dibatasi oleh kandungan mineral serta kandungan laktosanya. Tingginya kandungan mineral dan laktosa mengakibatkan produk akan terasa lebih asin. Sedangkan kandungan laktosa yang tinggi akan meninggalkan kesan berpasir ketika dikonsumsi.

Bahan lain yang turut menyusun es krim adalah gula, pengemulsi (bahasa Mandarin 乳化剂: Rǔhuà jì), dan penstabil. Jenis gula yang sering dipakai adalah sukrosa, berfungsi memperbaiki tekstur, meningkatkan kekentalan, dan memberi rasa manis. Bahan penstabil berfungsi menjaga air di dalam es krim agar tidak membeku benar dan mengurangi kristalisasi es. Bahan pengemulsi dipakai untuk memperbaiki tekstur es krim yang merupakan campuran air dan lemak. Bahan penstabil yang umum digunakan dalam pembuatan es krim dan frozen dessert lainnya adalah CMC (carboxymethyl cellulose), gelatin, Na-alginat, karagenan, gum arab, dan pektin.

Rasa pada es krim merupakan kombinasi antara cita rasa dan bau, diciptakan untuk memenuhi selera konsumen. Sehingga produsen menggunakan perasa (flavor) tertentu untuk menghasikan citarasa yang diinginkan konsumen.

Harus dicermati titik kritis masuknya bahan-bahan haram dalam pembuatannya, bahan-bahan yang ditambahkan selama pemrosesannya, hingga proses penyimpanannya. Harus diperhatikan kehalalan pada lemak, susu skim, emulsifier/pelembut yang digunakan, flavor atau perasa yang ditambahkan, kehalalan pada whey yang digunakan. Kemudian setelah es krim jadi, maka perlu dicermati kehalalan serbuk selulosa yang ditaburkan selama penyimpanan. Untuk yakinnya, pilihlah yang sudah mengantongi sertifikasi halal. 

[Disadur dari Halal Guide, dengan beberapa penyesuaian]

Oct 21, 2012

Snack Halal [part 11]

Kontributor: Krismansyah dan Nidya Chitraningrum


Kabar baik bagi Anda yang menyukai potato chips sebagai camilan teman belajar atau menonton. Jika selama ini PRINGL*S dan L*Y'S dikenal sebagai merek yang mendominasi rak-rak supermarket atau convenience store di Taiwan, maka JACKER hadir sebagai kompetitor yang layak dipertimbangkan. Okay, sebenarnya bukan hanya 'layak' saja, tetapi 'direkomendasikan'. Kenapa? Karena JACKER telah mengantongi sertifikat halal dari otoritas halal Malaysia, unlike the P and the L being mentioned earlier.

Varian rasa: original, hot and spicy, barbecue, sour cream and onion, dan cheese


Bagi milister FORMMIT, masih ingat kan bahasan seputar L*Y'S beberapa saat yang lalu? Nah, sekarang tidak perlu khawatir lagi mengingat JACKER sudah hadir dan meramaikan beberapa supermaket di Taiwan, seperti RT-Mart dan PX-Mart. Jadi, tunggu apa lagi? Silakan 'berburu' halal snack ini! Harganya? Berdasarkan informasi dari para kontributor, harga JACKER bervariasi antara NT$45-NT$65, tergantung lokasi membelinya dan ada promo/tidaknya. Semoga bermanfaat. [TH/BP]

Oct 15, 2012

Mie Instan Halal


Menemukan makanan halal berkemasan (instan) di Taiwan tidak sesulit yang dikira, terutama jika kita teliti dan telaten untuk mengunjungi setiap sudut supermarket yang menjual berbagai bahan pangan. Ada beberapa supermarket yang menyediakan berbagai produk impor halal, seperti yang penulis temukan di koperasi milik kampus NCCU - Taipei.

Variasi Rasa Mie Koka

Mie instan yang diproduksi oleh Tat Hui Foods PTE. LTD Singapura ini, memiliki label halal resmi dari pemerintah Singapura. Adapun untuk rasa yang ditawarkan mie ini, antara lain; Laksa Singapura, Mie Goreng Original dan Mie Goreng Singapura. Jika ingin mencicipi bagaimana rasa makanan khas negeri singa ini, kita cukup mengeluarkan uang NT$ 75 (isi 5 bungkus) untuk membelinya. Dengan keterangan produk “NO MSG” (tanpa penguat rasa), tentunya mie instan ini lebih aman dan sehat untuk dikonsumsi.

Bagi penyuka mie instan, kini kita bisa menambahkan mie instan merk “Koka” ini ke dalam daftar makanan halal yang dapat ditemukan di Taiwan. Selamat mencoba :)

Tanda Halal dari Pemerintah Singapura